Pengenalan Proyek


Bayangkan sebuah dunia di mana strategi DeFi bisa menyesuaikan risiko secara otomatis untuk memaksimalkan keuntungan—itulah inti dari YO Protocol. Sebagai protokol agregasi multi-chain yang inovatif, proyek ini dirancang khusus untuk para penggemar crypto di Indonesia yang ingin menavigasi volatilitas pasar dengan lebih cerdas, mirip seperti bagaimana kita mengelola investasi harian di tengah fluktuasi rupiah.

Diluncurkan pada tahun 2025 dan didukung oleh platform penilaian risiko kelas institusional Exponential.fi, YO Protocol berperan sebagai optimizer hasil otomatis yang andal. Ia terintegrasi mulus dengan ekosistem utama seperti Ethereum, Base, dan Arbitrum, memungkinkan pengguna untuk mengoptimalkan portofolio mereka tanpa repot.

 

Tim Pengembang


Di balik YO Labs berdiri tim inti yang menggabungkan pengalaman mendalam dari dunia keuangan konvensional dan inovasi teknologi Silicon Valley, menciptakan fondasi kuat untuk proyek ini.

Driss Benamour, selaku CEO dan co-founder, membawa latar belakang sebagai eksekutif awal Uber di wilayah Hong Kong dan Asia. Ia memimpin visi produk serta mendorong pertumbuhan platform agar tetap relevan di pasar global yang dinamis.

Sementara itu, Mehdi Lebbar sebagai co-founder dan Chief Investment Officer, mengawasi strategi alokasi aset serta model pengelolaan risiko protokol, memastikan setiap keputusan didasari analisis mendalam.

 

Status Pendanaan


YO Labs telah berhasil mengamankan pendanaan ekuitas dari jaringan investor terkemuka di ranah kripto dan venture capital internasional, menandakan kepercayaan tinggi terhadap potensinya.

Pada ronde Seri A tahun 2025, mereka meraup dana sebesar 10 juta dolar AS, dengan Foundation Capital sebagai pemimpin, diikuti partisipasi dari Coinbase Ventures dan Scribble Ventures. Sebelumnya, proyek pendahulu bernama Yield Protocol (versi lama) sempat menarik investasi seed round yang dipimpin Paradigm pada 2021.

Penting dicatat bahwa YO Protocol belum melibatkan penjualan token publik seperti ICO atau IDO; fokus utamanya adalah memperluas layanan manajemen aset non-custodial secara masif. Semua detail ini bersumber dari pengungkapan resmi, dan ini bukanlah rekomendasi investasi—selalu lakukan riset sendiri, ya, teman-teman crypto Indonesia!

 

Twitter Resmi

Panduan Interaktif YO: Poin

Rekomendasi 3 Exchange Kripto Teratas Global:


Daftar di Binance (Raja volume perdagangan, pilihan aset terlengkap, bonus melimpah untuk pemula);


Daftar di OKX (Alat kontrak unggulan, biaya transaksi rendah);


Daftar di Gate.io (Pemburu koin baru, fitur copy trading plus airdrop eksklusif).


Pilih Binance untuk pengalaman lengkap, OKX untuk strategi pro, atau Gate.io untuk altcoin seru! Daftar sekarang dan nikmati diskon biaya transaksi seumur hidup~