Analisis Lengkap GIWA: Infrastruktur Baru Layer 2 yang Sesuai Regulasi Dibuat oleh Perusahaan Induk Upbit, Dunamu
Pengenalan Proyek
Bayangkan sebuah infrastruktur yang membuat dunia Web3 terasa begitu dekat dan mudah diakses, bahkan bagi pemula di Indonesia yang baru terjun ke crypto. Itulah GIWA, atau Global Infrastructure for Web3 Access, sebuah solusi Layer 2 Ethereum yang dikembangkan oleh raksasa fintech Korea Selatan, Dunamu—pemilik platform Upbit terkemuka. Sebagai penggemar Web3, saya sering melihat betapa rumitnya ekosistem ini bagi pengguna di negara berkembang seperti kita, dan GIWA hadir untuk mengubah itu semua dengan pendekatan yang inovatif dan user-friendly.
Proyek ini dibangun di atas teknologi OP Stack dari Optimism, memastikan kompatibilitas penuh dengan EVM. Artinya, para developer bisa dengan leluasa memindahkan aplikasi desentralisasi mereka menggunakan bahasa Solidity tanpa biaya selangit, membuat transisi ke Layer 2 jadi lebih mulus daripada sebelumnya.
Visi utama GIWA adalah menghapus hambatan masuk ke Web3, yang sering kali membuat orang ragu untuk bergabung. Dengan arsitektur teknisnya yang canggih, jaringan ini mampu menghasilkan blok dalam waktu sekitar satu detik, memberikan pengalaman transaksi yang hampir instan—mirip seperti kecepatan aplikasi sehari-hari yang kita gunakan di ponsel.
Inspirasi nama GIWA diambil dari 'giwa', atap tradisional Korea yang terbuat dari genteng, melambangkan fondasi yang kokoh dan modular. Ini mencerminkan bagaimana proyek ini dirancang untuk skalabilitas tinggi, seperti membangun rumah adat di Indonesia yang tahan lama dan bisa dikembangkan seiring waktu.
Selain jaringan dasarnya, ekosistem GIWA juga meliputi GIWA Wallet untuk mengelola aset multi-chain dengan mudah, serta sistem verifikasi identitas GIWA ID berbasis Soulbound Tokens (SBT). Fitur ini selaras dengan regulasi KYC dan kepatuhan di Korea, menciptakan lingkungan aman untuk aplikasi DeFi, aset dunia nyata (RWA), dan stablecoin berbasis won Korea—semua ini bisa menjadi inspirasi bagi pengembangan crypto lokal di Indonesia yang semakin ketat regulasinya.
Tim Pengembang
GIWA sepenuhnya dikembangkan oleh tim inti teknologi dari Dunamu Inc., perusahaan yang mendominasi pasar kripto Korea dengan pangsa sekitar 73 persen.
Dengan pengalaman luas di fintech dan operasional yang patuh regulasi, Dunamu membawa keahlian mendalam ke proyek ini, memastikan GIWA tidak hanya inovatif tapi juga aman dari awal.
Meskipun daftar developer individu belum dirinci secara publik, arah strategis proyek ini dipimpin langsung oleh pimpinan senior Dunamu, termasuk CEO Oh Kyung-seok, yang menjamin visi jangka panjang tetap tajam dan fokus.
Situasi Pendanaan
Sebagai inisiatif internal dari Dunamu, GIWA tidak bergantung pada putaran pendanaan eksternal atau investasi ventura untuk saat ini.
Didukung oleh kemampuan finansial kuat dan cadangan dana milik perusahaan induk, proyek ini memiliki ruang untuk riset dan pengembangan yang berkelanjutan, tanpa tekanan dari investor luar—sebuah model yang ideal untuk infrastruktur jangka panjang di dunia Web3.
Rekomendasi 3 Exchange Kripto Teratas Global:
Daftar di Binance (Juara volume perdagangan, pilihan aset terlengkap, bonus melimpah untuk pemula);
Daftar di OKX (Alat kontrak andalan, biaya transaksi rendah);
Daftar di Gate.io (Pemburu koin baru, trading copy + airdrop eksklusif).
Pilih Binance untuk pengalaman lengkap, OKX untuk strategi pro, atau Gate.io untuk altcoin panas! Daftar sekarang dan nikmati diskon biaya seumur hidup~